Pelajaran dari senja dan langit. Baik ya mereka?

Ada hal menarik yang ku lakukan di perjalanan pulangku setiap sore. Selalu ku sempatkan menatap langit berubah warna sesuai dengan keadaannya hari itu. Entah Ia merekah kemerahan, memudar kekuningan, atau menggelap keunguan. Semuanya indah, semuanya menyampaikan pesan masing-masing. Perubahan warna langit cenderung memakan waktu yang sangat singkat, mungkin hanya sekitar 10 menit. Langit yang sebelumnya biru terang, merekah merah, lalu menggelap hitam sembari matahari bersembunyi. Singkat, sementara, dan dinantikan sekelompok orang yang sudah terlanjur cinta akan dirinya, contohnya aku he he
Perubahan singkatnya membuatku tersadar, bagaimana dunia ini berputar sangat cepat, berubah tanpa peringatan. Bagaimana seseorang yang tadinya saling mencintai dapat berbalik saling membenci, atau bagaimana sahabat yang tadinya sedekat nadi dapat berjalan menjauh seakan tak pernah kenal. Bagaimana seseorang yang tadinya bukan siapa-siapa dapat menjadi orang terpenting yang selalu ada, atau bagaimana seseorang yang tadinya tidak punya apa-apa dapat menjadi orang terkaya di kalangannya. Semua dapat berubah dengan cepat, tanpa peringatan. 
Perubahan singkatnya membuatku tersadar, bagaimana kita seharusnya dapat lebih menghargai waktu, menghargai momen, menghargai kebersamaan, dan menghargai segala materi, jiwa, dan rasa yang dimiliki saat ini. 
Mungkin kita belum bisa menjadi seikhlas matahari yang bersedia bersembunyi agar bulan dapat bersinar. Mungkin kita belum dapat serela matahari yang bersedia bergantian dengan bulan padahal ia berderajat lebih tinggi. Mungkin kita belum dapat semurah hati matahari yang tanpa pamrih membagi sinarnya untuk bulan padahal posisinya digantikan. Mungkin sulit, bahkan mungkin tidak akan pernah bisa. 
Tapi bisa kan kita lebih menghargai apa yang kita miliki saat ini? menghargai orang-orang yang masih di sisi kita? menghargai segala hal yang Tuhan berikan pada kita? menghargai diri kita yang jelas masih jauh dari kata sempurna?

Terima kasih, Senja dan Langit. Semoga kita dapat lebih menghargai waktu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30/01/2019 - 01:55 am